Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Logika Joper Pemuliabiakan Genetika What......?

 LOGIKA JOPER PEMULIABIAKAN GENETIKA WHAT....?
Kata kata akan menuntut breeder atau peternak Joper atau Kampung Super,di ranah aturan pidana  merupakan kalimat provokatif, kalimat pemecah belah, kalimat yang ensensinya bertujuaan akan membuat individu atau kelompok peternak  sengsara hidupnya, jikalau tujuaan terselubung supaya tidak ada pesaing bisnis lagi, itu namanya bermain kotor dalam bisnis.

Jika tuduhan penipuan, pemalsuaan ayam kampung ,tujuaan terselubungnya dengan kedok menyelamatkan plasma nutfah genetika ayam kampung Indonesia, maka yang berkoar koar menyerupai itu harusnya bukan individu atau forum yang terjun juga di bisnis ayam kampung, masa menjadi wasit sekaligus pemain, nanti anjing anjing pada tertawa riang melihat tiada etika dalam bisnis.

Kalau murni untuk menyelamatkan plasma nutfah ayam kampung, yang berkepentingan untuk ini yaitu forum nir keuntungan ,lembaga nir profit , bukan forum yang mencari rejeki dari ayam kampung juga. Jika forum profit , forum yang mencari laba, yang teriak teriak maka akan terlihat tidak elok etika bisnisnya,  nanti ndak malah di vonis banyak orang sebagai orang yang tidak punya malu, orang yang tidak bermoral, bermain di dua kaki. Berbisnis dengan tujuaan mematikan pesaing di pasar, ini tidakan orang yang serakah.

Pelaksana undang undang aturan negara yang berwenang yaitu forum resmi dalam struktur pemerintahan , bukan forum swasta, apalagi forum yang mencari keuntungan dari bisnis ayam kampung. Lembaga swasta tidak berhak , tidak mempunyai wewenang menuduh memilih keasliaan suatu produk, hanya forum resmi pemerintah saja .

Sampai kapanpun strain jenis ayam kampung di Indonesia akan selalu ada, alasannya semenjak tahun ’70 mulai datangnya ayam hybreed luar negeri ( lehorn dan broiler ) keasliaan ayam kampung di seluruh Indonesia masih terjaga hingga sekarang, tidak terggangu sama sekali, kita masih praktis mendapati ayam kampung di setiap tempat dan ayam kedu, pelung, sentul, balengek, mrawang dll tetap ada hingga sekarang.

Kenapa penciptaan ayam KUB memerlukan waktu usang hingga 10 tahun ? lantaran parameter untuk proses seleksi fenotif dan genotif amat sangat banyak kriteriaanya, bukan lantaran materi indukan KUB yang sudah tercemar, pahami ini biar orang yang tidak paham ilmu pemuliaakan tidak praktis membuat statemen ngawur.

Kalimat yg menyampaikan KUB di bikin usang lantaran genetik sudah terkontaminasi ,rusak yaitu omongan ngamur semata, kriteria seleksi itu sangat aneka macam parameternya misal daya tahan tubuh, produksi telur, besar kecil telur, moulting, sifat mengeram, daya tahan hidup, dan lain lain. Setiap parameter di atas di uji satu per satu bukan sekaligus makanya memakan banyak waktu.

Indukan yang di pakai ayam KUB yaitu dari asal 4 ayam dari tempat jatim, jateng, sumatra dan jabar, jadi bukan hanya ayam sentul saja, pemasangan perkawinan 4 individu bagi yang paham ilmu gentika sudah terbayang lamanya waktu yang di butuhkan, jadi bukan lantaran genetika yang sudah rusak, pahami itu supaya tidak keluar statemen ngawur lagi.

Apalagi jikalau tidak mempunyai ayam gallur murni ( makanya KUB di cari 4 ayam dari tempat yang berbeda ) harus di ciptakan terlebih dahulu gallur, ini makin usang lagi. Yang bikin penasaran, ayam Sentul yang di banga bangakan oleh forum sok berkuasa itu apakah sudah melalui tahapan Standart Stock, Grand Parent Stock, Parent Stock hingga ketahapan Finaly Stock ?

Jangan jangan tidak paham istilah standart ilmu pemuliaankan, breeder yang benar harus mempunyai generasi ayam dalam 4 tahapan di atas, apa benar sudah memilikinya ? Seandainya sudah memilikinya dengan berjalannya waktu penelitiaan hingga kini seharusnya sudah sanggup membuat Sentul generasi gres yang unggul dalam percepatan pertumbuhan dan produktivitas telur yang tinggi.

Jika belum mempunyai maka ada indikasi yang dilakukan hanya perbanyakan kuantitas anakan ayam saja, kalau hanya menyerupai itu, sobat sahabat di desa desa itu sudah melakukannya turun temurun semenjak dulu  hingga kini , makanya ayam lokal tempat tidak ada yang punah hingga sekarang.Bukan lantaran jasa forum yang sok berkuasa, proses itu berjalan secara alami. Dan mereka menjual harga DOC kampung dengan harga murah Rp4000-5000/ ekor bukan menjual mahal Rp 6000-7000/ekor, ini mau menyelamatkan plasma atau mau berbisnis jikalau tujuaan untuk melestarikan ayam kampung ?

Kalimat : yang saya ketahui sistem inseminasi binatang itu :
1) Line breeding
2) In line breeding
3) Cross breeding
4) Out cross breeding

Itu kalimat ngawur , Inseminasi yaitu metode memasukan sperma dalam jalan masuk reproduksi istilahnya kawin suntik unggas artifisial insemination ada dua metode :

1. Metode Intra vaginal, sperma di masukan sedalam 3cm
2. Metode Intra uterin, larutan sperma di masukan dalam uterus sedalam 7-8cm

Jika istilah istilah dalam pemuliaabiakan masih salah salah, yang jadi pertanyaan , gimana sanggup membuat ayam standart kualitas anggun ?

1) Line breeding
2) In line breeding
3) Cross breeding
4) Out cross breeding , itu istilah pada metode pemuliabikan pemasangan perkawinan antar ayam......

Kalimat : 1# yang kau ambil ras broiler X kampung asli
itu inseminasi dengan cara out cross breeding, hingga kebawah pun sudah tidak mendapat pemurniaan lantaran awalnya sudah berbeda gallur....ini juga kalimat ngawur..............

Dengan metode perkawinan Inbreeding dengan perlindungan seleksi fenotif dan genotif yang ketat maka genetika resesif pada leluhur ke dua ayam di atas akan sanggup di murnikan kembali. Genetik tetua leluhur ke dua ayam di atas meski terpendam jauh tapi lantaran sifatnya resesif dengan perkawinan pembalik maka genetika leluhur akan muncul kembali, maka kalimat sudah tidak sanggup di murnikan lagi yaitu kalimat ngawur dari orang yang tidak paham akan ilmu pemuliaan genetika unggas.

2# kecuali dari awal kau ambil pelung X pelung beda keturunan
namanya line breeding menghasilkan keturunan tanpa cacat....ini kalimat debu abu, kalimat yang sanggup mensesatkan jikalau kurang di pahami, alasannya pada tingkat perkawinan di atasnya perkawinan inbreeding pelungX pelung akan menimbulkan genetika lettal, harus di jelaskan hal tersebut dan harus di jelaskan hasil seleksi terbagus saja yang di gunakan

3# jikalau kau ambil pelung X pelung satu keturunan
ini namanya In line breeding akan menghasilkan keturunan buruk/cacat, ini kalimat debu abu juga, istilah In line breedng tidak populer yang populer perkawinan Inbreeding perkawinan dalam satu jalur keluarga dan untuk mendapat gaalur murni atau memunculkan genetika terpendam harus pake metode ini, salah jikalau di vonis niscaya jelek, tinggal tujuaanya .

4# jikalau kau ambil pelung X kedu
ini di nakan inseminasi cross breeding satu jenis beda gallur karenanya tidak akan murni....

dalam perkawinan memang tidak di tujukan hanya untuk pemurniaan tapi untuk mengumpulkan gentika unggul pada satu jalur hingga praktis untuk pondasi terbentuknya ayam yang genotifnya sudah terseleksi sempurna, ini gres tahapan awal dalm ilmu pemuliaan genetika.

Kalimat paling ngawur yaitu :
perkawinan 1# + 3# + 4# akan menghasilkan ayam jenis gres dan seharusnya menggunakan nama baru...ini kalimat paling tidak sanggup di pertanggungjawabkan...ini kalimat yang benar benar menyesatkan.........

pada perkawinan 3# pelung dengan pelung satu keturunan tidak membuat ayam jenis baru, keturunan ke bawah merupakan keturunan ayam pelung murni, inilah yang namanya metode memurnika genetika ayam leluhur, gimana ...anda belum paham metodologi pemuliaan tapi berani mengklaim ayam kampung hanya miliknya sendiri ?

Perkawinan #4 antara pelung X kedu, yang di kawinkan sama sama jenis ayam kampung lokal kenapa dihentikan menggunakan nama ayam kampung ?

Ayam pelung yaitu ayam kampung lokal jabar sedang ayam kedu yaitu ayam kampung lokal karisidenan kedu, antar ayam kampung di kawinkan tetap menghasilkan ayam kampung.

Metode terciptanya ayam KUB dengan metode #4...apakah ayam KUB juga dihentikan menyematkan kata kampung juga lantaran terbentuk ayam jenis baru...? ini anda secara tidak eksklusif menyerang keberadaan ayam KUB juga....padahal saya tahu rekam jejak pimpinan anda sebelum di warso farm dulunya ikut rombongan di ayam KUB juga...ada apa.? Soal profit.......?

Pemakaiaan foto dokumentasi dikala masih di AKI/ayam KUB dan  setelah keluar ,masuk ke kelompok lain tapi tetap menggunakan foto dokumentasi dari kelompok usang yaitu tindakan tidak beretika.......


Ayam pelung di jabar tetap eksis hingga kini dan ayam kedu di karisidenan kedu tetap banyak hingga kini dan genetik ke dua ayam ini di tempat masing masing tetap murni dan terjaga kelestariaanya...kenapa keturunanya dihentikan menggunakan nama ayam kampung ?


Kalau alasan anda undang undang maka undang undangnya yang perlu di revisi, itu undang undang tidak mengakomudasi dengan perkembangan kemajuaan iptek genetika. Terbentuknya ayam Indo gigantte juga menggunakan metode menyerupai 4#, negara Brasil memproteksi ayam Indo gigantte begitu ketat, lha kok kita masih berkutat dengan perkawinan cross breeding satu jenis ayam yang bakalan tidak akan menghasilkan ayam generasi emas dan malah menuduh pemalsuan, penipuaan dan mengancam dengan aturan pidana pada manusia insan penuh imajinasi kreatif..dalam pemuliaakan ayam.........ngawur total.........

Kalimat : ngawur berikutnya yaitu :
Candra Goh...gen itu setahu saya yaitu darah om, jadi tetep saja inseminasi di pakai,...kan itu juga metode inseminasi, coba tanya pada para breeder sistem mana yang di pakai untuk menghasilkan doc murni ? bukan yang di silang silang bos...pemerintah aja kebingungan melaksanakan pemurniaan lantaran sudah banyak pencampuran inseminasi nggak terang dan sudah ada beberapa ayam kampung orisinil yang punah dan hampir punah hanya lantaran pelaku eksferimen rumahan heheheh......

Candra Goh...kenapa anda membisu dan pura pura kolot dengan kalimat ngawur di atas ?

Gen itu setahu saya yaitu darah yaitu kalimat bodoh........dalam badan terdapat bermilyar milyar cell dalam setiap cell terdapat inti nukleus, dalam inti nukleus terdapat cromosom, di dalam cromossom inilah terdapat unit gen/ genetika unit dasar pembawa sifat kebakaan/konstan/stabil, sifat kebakaan gen terdapat dalam suatu lokus, yang di turunkan pada generasi selanjutnya, kenapa membisu mas Candra Goh, kenapa mau di perbodoh..oleh orang yang tidak menguasai ilmu pemuliabiakan ?

Istilah inseminasi hanya di gunakan untuk penyebutan dalam proses kawin suntik, bukan di gunakan untuk penyebutan metode pemasangan perkawinan antar unggas/tipe perkawinan, ini beda makna dengan istilah inseminasi......itu kalimat ngawur salah total.....

Coba tanyakan pada para breeder sistem mana yang di pakai untuk menghasilkan DOC murni...ini kalimat juga salah.......pemurniaan istilah yang di gunakan untuk mengelompokan genetika homogen homozygot pada individu tertentu...kata kata doc murni yaitu kata kata ngawur  ragamsitas penyebutan doc yaitu doc standart stock, doc grand parent stock, doc parent stock atau doc finaly stock...ini sanggup ilmu keyakinan dari planet antah berantah mana kok salah kaprah semua.....

Kalimat lanjutan bukan yang di silang silang bos....kalimat ini mengindikasikan orang yang bilang itu beropini bahwa untuk mendapat keturunan murni harus tidak di silang silang antar jenis ayam......ini tolong-menolong betul Cuma salah penerapan, keturunan generasi ayam murni bukan untuk di pembesaran tapi untuk kolektivitas genetik pada tahap penelitiaan untuk menghasilkan generasi ayam yang lebih unggul lagi, jangan mencampur aduk definisi hingga menghilangkan subtansinya.



Kalimat : pemerintah aja kebinggungan melaksanakan pemurniaan lantaran sudah banyak pencampuran inseminasi nggak terang dan sudah ada beberapa ayam kampung orisinil yang punah dan hampir punah hanya lantaran pelaku eksferimen rumahan heheheh...... kalimat ini yaitu omongan orang yang tidak paham ilmu genetika , pemerintah gundah dalam artiaan lamanya waktu pembentukan ayam KUB bukan lantaran usang pembuatan tapi usang lantaran menerapkan metode seleksi dengan kriteria pemuliaan yang komplit, bukan gundah menyerupai maksud anda untuk pemurniaan...ini artinya orang gagal paham tapi sok pinter.

Apa lagi yang mau di ulas jikalau pemahaman akan ilmu genetika pemuliabiakan saja belum kelar pemahamannya sudah berani mengklaim ‘ kampung ‘ hanya untuk dirinya sendiri dan kelompoknya sendiri.....? MIKIR..........

Ayam KUB siap siap wae ...kemungkinan anda sasaran berikutnya sesudah joper/aka, jantan ras dan kalau muncul ayam lain lagi...akan selalu di serang kalau bukan dari kelompoknya.